Mimpi Apa Aku Semalam?

Mimpi apa aku tadi malam ya? Kalimat itu langsung tercetus ketika saya ditelpon oleh panitia sayembara salah satu produk kebutuhan wanita. Saya adalah satu dari 30 wanita seIndonesia yang memenangkan hadiah tas bermerek dan berharga jutaan rupiah. Terus terang, saat mengirimkan sms untuk ikut sayembara, saya hanya iseng karena kebetulan membaca label tambahan di kemasannya. Hanya dengan berbelanja Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) saya boleh mengirimkan sms dengan menyebutkan nomor kode di struk dan di kemasan. Olalaaaa….ternyata, iseng-iseng berhadiah hahahaha.

Anda masih ingat mimpi apa tadi malam? Atau pernahkan anda bangun dengan tersenyum karena mimpi bertemu pacar lama atau justru dengan jantung berdebar-debar karena mimpi maju ujian dan tidak bisa menjawab semua soal? Tidak ada orang yang mengaku sama sekali tidak pernah bermimpi dalam tidurnya. Bahkan orang butapun mengalami mimpi. Contohnya, Helen Keller. Dia melaporkan mimpi-mimpinya kepada Anne Sullivan yang mengajarinya alfabet. Anak kecil juga bermimpi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sewaktu tidur, orang dewasa bermimpi minimal sekali setiap 90 menit. Lamanya mimpi sekitar 5-10 menit dalam 90 menit pertama dari jam tidur.  Hanya saja orang sering tidak bisa mengingat mimpinya begitu bangun dari tidur, jadi sering mengatakan, “Aku ga  mimpi apa-apa koq”. Para peneliti mencoba untuk menerangkan mengapa ada orang yang selalu mengingat kembali semua mimpinya dan ada yang sulit.

Ketika kita tidur, gelombang alpha melambat dan melindungi otak dari gangguan suara selama tidur. Menurut penelitian, orang-orang yang mengingat mimpi-mimpinya biasanya lebih sering terbangun sepanjang waktu tidurnya karena otak lebih reaktif terhadap rangsangan dari luar seperti suara, cahaya dan gerakan. Itu sebabnya, individu akan lebih ingat pada mimpinya karena terbangun begitu bermimpi.

Apa itu Mimpi?

Apa sih mimpi itu? Mimpi meliputi gambar (image), pikiran atau emosi yang dialami pada saat tidur. Mimpi bisa terasa sangat jelas seolah benar-benar sedang dialami tapi bisa juga sangat kabur atau abstrak. Ada beberapa teori yang membahas tentang mimpi. Salah satunya yang terkenal adalah teori Psikoanalisa dari Sigmund Freud. Menurut teori ini, mimpi merupakan cerminan dari alam bawah sadar kita, karena banyak pikiran dan keinginan yang tidak dapat diekspresikan atau dicapai pada kondisi sadar, akhirnya muncul dalam bentuk mimpi.

Dalam bukunya yang terkenal: The Interpretation of Dreams, Freud menyatakan bahwa mimpi terdiri dari dua komponen yang berbeda yaitu manifest content dan latent content Manifest content terdiri dari gambar-gambar yang nyata maupun pikiran dan makna isi mimpi itu sebagaimana adanya. Latent content merupakan makna terpendam dari arti mimpi itu. Jadi mimpi merupakan simbol-simbol psikologis yang terpendam. Freud memandang mimpi sebagai kegiatan untuk menambah lelap tidur dengan menampilkan keinginan-keinginan yang sudah terpenuhi dalam mimpi. Jadi mimpi dipandang sebagai pelepas ketegangan (tension release).

Pada tahun 1953, Aserinsky dan Kleitman menemukan hubungan antara EEG record dengan mimpi. Aktivitas EEG yang cepat yang ditandai dengan adanya gerakan mata (disebut Rapid Eyes Movement/REM) merupakan indikator bahwa seseorang sedang bermimpi. Periode itu disebut periode REM. 20-25 persen dari waktu tidur kita adalah pada periode REM ini. Penemuan yang dramatis ini menunjukkan bahwa mimpi bukanlah produk dari keadaan ego semata atau sebagai sarana untuk membuat tidur lebih lelap. Kleitman dengan ini menunjukkan mengapa formulasi psikoanalisa dalam mengulas soal mimpi menjadi tidak cukup relevan lagi karena menurut beliau, mimpi adalah kegiatan fisiologis, sebagai pengulangan saja dari apa yang dialami orang tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Mimpi Apa Yang Sering Muncul

Berdasarkan penelitian bertahun-tahun tentang mimpi, menurut The Association for the Study of Dreams, ada 10 jenis mimpi yang paling sering muncul, yakni:

  1. Gigi rontok
  2. Dikejar-kejar orang
  3. Ujian atau tidak siap maju ujian
  4. Tenggelam
  5. Telanjang
  6. Sakit atau meninggal
  7. Ketinggalan pesawat atau kapal
  8. Kerusakan mesin
  9. Mobil mogok
  10. Tersesat atau terkurung di suatu tempat.

Ada orang yang sering bermimpi tentang hal yang sama berulang kali (recurrent dreams). Menurut survei, mimpi yang berulang merupakan cerminan dari adanya problem vital dalam hidup seseorang dan mimpi itu akan terus muncul sampai problemnya teratasi. Biasanya tentang hal-hal yang membuat stres dan menunjukkan adanya konflik psikologis yang telah dipendam lama.

Tips Untuk Mengingat Mimpi

Mimpi bisa memberi informasi yang mungkin tidak  didapatkan dalam kondisi sadar karena ada hal-hal tertentu yang dipendam dan disembunyikan karena tidak mau mengakui (ignore). Jadi dengan mengingat mimpi, dapat membantu anda menjadi lebih peka, lebih bisa mengontrol diri dan perasaan.

Banyak orang mengaku bermimpi tapi sering sulit untuk mengingat mimpi-mimpinya ketika bangun tidur. Ada beberapa tips yang dapat membantu anda untuk mengingat mimpi:

  1. Tenangkan pikiran sebelum tidur.
  2. Tidur dan bangun pada jadwal yang teratur. Tidur  yang terpola akan membantu daya ingat  tentang mimpi malam itu.
  3. Hindari minuman beralkohol atau obat penenang menjelang waktu tidur.
  4. Siapkan pensil dan kertas di samping tempat tidur jadi ketika anda terbangun tengah malam atau subuh, anda dapat segera mencatat mimpi yang baru dialami.
  5. Jika tiba-tiba terbangun karena mimpi, jangan terburu-buru bangun dan duduk. Tenangkan diri dan rileks sambil mengingat dan merasakan kembali apa isi mimpi itu.

Interpretasi Mimpi

Menurut Alfred Adler, mimpi perlu diinterpretasikan agar dapat membantu kita memecahkan masalah psikologis yang sedang dihadapi dalam dunia nyata (alam sadar) karena mimpi adalah cerminan diri. Dalam sejarah kuno Romawi, Mesir, Indian maupun Cina, interpretasi mimpi sering digunakan untuk menentukan strategi perang maupun keputusan-keputusan penting lainnya. Dalam perkembangan selanjutnya, mimpi pernah dianggap tidak berarti apa-apa. Sementara itu, menurut aliran psikoanalisa, mimpi merupakan manifestasi dari kondisi alam bawah sadar seseorang. Freud percaya bahwa apa yang kita lakukan tidak terjadi begitu saja karena setiap tindakan dan pikiran dipengaruhi oleh alam bawah sadar.  Ada beberapa perbedaan pendapat soal arti mimpi dan manfaatnya bagi tiap individu.

Menurut saya, jika anda sering bermimpi tentang hal yang sama berulang kali, ada baiknya untuk refleksi dan menelaah lebih lanjut apa yang mungkin membuat anda sampai bermimpi hal yang sama. Atau jika mimpi buruk terus menghantui dan mengganggu kehidupan sehari-hari karena senantiasa terbayang-bayang, cobalah berkonsultasi dengan ahlinya untuk meringankan beban pikiran karena mungkin memang mimpi itu memiliki arti khusus, mencerminkan ada masalah lama yang belum ada jalan keluarnya dan terus dipendam.

Saya beberapa kali mimpi maju ujian dalam kondisi tidak siap karena tidak belajar sama sekali. Suasana dalam mimpi terasa begitu nyata dan saya terbangun dengan degup jantung  kencang, khawatir tidak lulus. Dalam kenyataan, memang saat itu saya sedang dalam kondisi kurang percaya diri karena akan diberikan tanggung jawab yang lebih besar dari yang biasa saya tangani. Rasa tidak pe de itu terbawa sampai ke mimpi.

Pernah juga saya mimpi dikejar-kejar orang jahat yang akan mencelakakan saya. Nafas tersengal-sengal karena saya berlari sangat kencang untuk menyelamatkan diri. Ini mungkin ada hubungannya dengan rasa tidak aman dan ada rasa bersalah yang besar dalam diri karena suatu keputusan yang saya ambil dan khawatir akan dampaknya di kemudian hari. Gamang dan bingung untuk melangkah. Setelah masalah berlalu dan ternyata dampaknya tidak seburuk yang saya pikirkan, mimpi-mimpi yang meresahkan tidak lagi mampir dalam tidur.

Menurut para tetua, jika kita mimpi gigi rontok, biasanya pertanda akan ada anggota keluarga yang meninggal dalam waktu dekat. Saya pernah dua kali mimpi gigi rontok tapi tidak ada kaitannya dengan kematian orang dalam keluarga dekat. Menjelang nenek atau ayah saya meninggal, saya justru bermimpi mereka sudah kembali sehat dan kelihatan lebih muda dari kondisi terakhir saat itu (keduanya sedang sakit dan keadaan terus memburuk dan kondisi tubuh melemah). Mungkin itu pertanda agar saya rela dan menyiapkan hati untuk melepas kepergian nenek dan ayah dan diyakinkan bahwa mereka akan segera terbebas dari sakitnya.

Jadi, apapun mimpi anda dan  bagaimana interpretasi mimpi dari orang-orang atau dari artikel yang bertebaran di web, jadikanlah sebagai referensi semata. Cobalah mencerna sendiri arti mimpi itu dan refleksikan dengan kondisi pribadi kita. Jika mimpi berulang tentang suatu hal atau selalu dihantui mimpi buruk, lebih baik konsultasi dengan orang yang lebih kompeten.

Selamat bermimpi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s