Halaman Belakang Rumah Impianku

Entah sejak kapan terbersit obsesi ini, saya ingin punya rumah yang ada halaman belakang. Cukup rumah kecil dengan 2-3 kamar tidur saja dan yang penting ada halaman belakang untuk taman kecil dan teras. Apakah karena terlalu sering memandang indahnya foto-foto rumah dengan taman belakang yang asri dan cocok untuk bersantai? Hmmm….bisa jadi. Yang jelas, saya ingin duduk santai membaca koran atau majalah ditemani secangkir kopi atau teh hangat di teras belakang, ingin melakukan yoga, ingin bercocoktanam di lahan kecil itu, ingin atau sekedar leyeh-leyeh menikmati semilir angin di bale.
Mungkin anda akan tertawa mendengar obsesi saya ini, karena biasanya area belakang rumah adalah tempat servis, jemuran, gudang, kamar asisten rumah tangga dan yang jelas bukan untuk tempat bersantai yang nyaman. Alasan utama saya mengapa memilih halaman belakang karena tempatnya full privacy, tidak terlihat dari jalanan atau orang yang lalu lalang di depan rumah dan tenang. Saya bebas bergaya atau melakukan kegiatan apa saja tanpa terganggu oleh orang lain. Ingin mengundang teman-teman ke rumah dan bersantai di halaman belakang sambil menyantap masakan yang saya masak sendiri, mengobrol sambil leyeh-leyeh dan sebagainya. Berminat?
Kebanyakan orang senang melewatkan waktu di kamar tidur, di ruang keluarga sambil nonton tv atau di dapur, bagi yang hobi memasak. Mama saya sangat jago memasak dan selalu bersemangat jika berada di dapur. Jadi beliau membutuhkan dapur yang lega dan nyaman. Teman saya dapat mengurung diri di kamar tidur seharian dan semua kegiatan dia lakukan di kamar. Jadi memang tiap orang memiliki tempat favorit di rumah.
Well, saya ingin share apa saja rencana saya dengan halaman belakang rumah itu:
1. Membuat atap untuk lokasi tempat meja kopi dan bale agar terhindar dari percikan air hujan dan perabotan lebih awet.
2. Menata taman kecil di bagian yang terbuka dan terkena paparan sinar matahari. Salah satu sisi akan saya tanami dengan aneka macam apotik hidup dan sisi lainnya dengan dedaunan hijau tanaman hias.
3. Agar nyamuk tidak menjadi penghuni tambahan, saya juga akan menanam lavender, zodia, lantana dan geranium. Sementara itu, bunga lily putih yang cantik akan menjadi penyerap polutan seperti debu, zat beracun dari cairan pembersih lantai, cat rumah atau dari asap rokok.
4. Jika memungkinkan, saya ingin memasang gazebo di sudut taman.
5. Jalan setapak bebatuan dan membuat beberapa lubang biopori dibagian area berumput.
6. Berburu perabot bernuansa country. Dominan kayu dan ditata ala rumah peristirahatan.
7. Lantai teras dipasang dengan tegel model kuno.
8. Tempat duduk kayu model seperti di teras rumah si Doel, anak Betawi itu lho. Masih ingat dengan serial Doel dan Zaenab? Dan tidak lupa, bale dari kayu jati. Saya dapat berbaring dengan santai di bale, menikmati angin sepoi-sepoi menerpa pipi.
Jika halaman belakang saya sudah rapi dan nyaman, saya siap untuk menjadi tuan rumah dan mengudang sahabat makan bersama atau sekedar bersantai ria di sana. Hari libur akan lebih asik dengan makan bersama sahabat dan haha-hihi bersama. Kita dapat barbekyu, saya akan memasak atau untuk lebih praktisnya, kita dapat menerapkan sistem potluck.
Siap menjadi tamu saya? Pasti menyenangkan sekali berkumpul bersama sahabat di hari libur yang cerah. Semoga obsesi ini menjadi kenyataan, my dream house with fun backyard, will be full of love and laughter.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s